Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Pingsan dan kejang dalam olahraga

  Pingsan dan kejang dalam olahraga        1. Pengertian Pingsan Pingsan merupakan Kehilangan kesadaran ini diikuti dengan melemahnya kerja otot sehingga penderita jatuh. Pingsan disebabkan oleh aliran darah ke otak berkurang. Kekurangan aliran darah dimungkinkan oleh beberapa faktor, gagal jantung, pembuluh darah tidak mampu menjaga tekanan darah ke orak, tidak cukup darah, atau bisa karena ketiga alasan.menurut Giam & Teh (1992: 242) pingsan adalah keadaan kehilangan kesadaran yang bersifat sementara dan singkat, di sebabkan oleh berkurangnya aliran darah, oksigen, dan glukosa. Hal merupakan akibat dari a. Aktivitas fisik yang berat sehingga mennyebabkan deposit oksigen sementara. b. Pengaliran darah atau tekanan darah yang menurun karena pendarahan hebat.   Menururt Kartono Mohammad (2001: 96-99) ada beberapa macam penyebab pingsan yaitu: a. Pingsan biasa (saimple fainting) Pingsan jenis ini misalnya dijumpai ...

TINDAKAN PERTAMA DENGAN SISTEM RICE

TINDAKAN PERTAMA DENGAN SISTEM RICE   Untuk memperoleh prestasi olahraga diperlukan bibit-bibit olahragawan yang didapat melalui pembinaan dan seleksi secara berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah. Keunikan atlet akan semakin menjadi apabila mereka berkecimpung dalam olahraga prestasi. Aktivitas fisik tidak lepas dari cedera baik cedera ringan, sedang, berat maupun lainnya. Keunikan dari setiap cabang olahraga, menjadi ciri pula dari cedera yang terjadi. Beberapa macam cedera olahraga yang sering terjadi antara lain cedera tendon, cederae patah tulang, cedera pada jaringan lunak, cerai sendi/dislokasi, dan kejang otot. Agar terhindar dari cedera,atlet dan pelatih berusaha dengan cara :    a. Latihan kondisi : persiapan latihan fisik sebelum masa kompetisi yang dirancang           oleh dokter dan pelatih dalam penyusunan program latihan. b. Pemanasan : mempersiapkan tubuh secara fisik dan psikologis. c. Peregangan...

Faktor Kebugaran Jasmani

  Faktor Kebugaran Jasmani   10 Unsur / Komponen Kebugaran Jasmani Komponen kebugaran jasmani secara garis besar dibagi menjadi 2 yakni: - kesegaran jasmani yang berhubungan dengan keterampilan (meliputi : kecepatan, daya ledak otot, ketangkasan, keseimbangan dan koordinasi). - kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan (meliputi : kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, daya tahan kardiorespirasi, dan komposisi tubuh). Hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain umur, jenis kelamin, genetik, ras, aktivitas fisik termasuk latihan dan kadar hemoglobin. Menurut Yusnul Hairy (2001: 1.19) kebugaran jasmani tergantung pada dua komponen dasar, yakni: a. Kesegaran Organik (Organic Fitnes) Kesegaran organik yaitu sifat-sifat khusus yang harus dimiliki berdasarkan garis keturunan yang diwarisi oleh kedua orangtuanya atau bahkan generasi sebelumnya dan dipengaruhi oleh umur dan mungkin oleh keadaan sakit atau kecelakaan. Keadaan yang berhubungan dengan...